Trump Perintahkan AS Keluar Dari 66 Organisasi Dunia

Trump Perintahkan AS Keluar Dari 66 Organisasi Dunia

Jakarta, ZonaNarasi.ComPresiden Donald Trump memerintahkan Amerika Serikat untuk menarik diri dari 66 organisasi dunia sekaligus. Keputusan ini umumkan sebagai bagian dari strategi pemerintahannya untuk mengurangi keterlibatan AS dalam lembaga internasional yang anggap merugikan kepentingan nasional. Langkah ini mencakup berbagai badan PBB, lembaga multilateral, hingga organisasi regional yang selama ini menerima kontribusi finansial dan dukungan politik dari Washington.

Trump menegaskan bahwa keputusan ini bertujuan untuk mengutamakan kepentingan Amerika Serikat, menekan anggaran luar negeri, dan mendorong organisasi internasional agar lebih mandiri secara finansial.

“Kita tidak bisa terus menjadi donor terbesar dunia tanpa imbal balik nyata,” kata Trump dalam pernyataan resmi Gedung Putih.

Kebijakan ini seketika menimbulkan gelombang pro dan kontra, baik di dalam negeri maupun komunitas internasional. Pengamat politik menilai langkah Trump mencerminkan pendekatan unilateral Amerika yang selama ini menjadi ciri khas pemerintahannya. Beberapa pihak menyoroti risiko jangka panjang, termasuk melemahnya pengaruh diplomatik AS dan potensi menimbulkan kekosongan kepemimpinan di organisasi global. Namun, pendukung Trump menilai hal ini sebagai tindakan tegas untuk melindungi kepentingan ekonomi dan politik nasional.

Dampak Global dan Reaksi Dunia

Keputusan AS keluar dari 66 organisasi internasional ini menimbulkan reaksi global yang beragam. Negara-negara mitra utama seperti Uni Eropa, Kanada, dan Jepang menyatakan keprihatinan atas potensi gangguan kerja sama internasional. Beberapa organisasi bahkan mengingatkan bahwa kontribusi. AS sangat penting untuk menjaga stabilitas dan operasional berbagai program internasional, mulai dari kesehatan global, pendidikan, hingga bantuan kemanusiaan.

Di sisi lain, beberapa negara dan pengamat politik menilai ini bisa menjadi momentum bagi negara lain untuk mengisi kekosongan yang tinggalkan AS. Organisasi internasional kini harus mencari sumber pendanaan baru dan memperkuat kolaborasi antaranggota. Analisis awal menunjukkan bahwa langkah ini bisa berdampak signifikan pada program bantuan global, diplomasi multilateral, serta kebijakan keamanan dan ekonomi internasional.

Dalam negeri, keputusan ini menuai perdebatan politik yang sengit. Partai Demokrat mengkritik langkah Trump sebagai isolasionis dan merugikan posisi Amerika di kancah dunia. Sementara sebagian anggota Partai Republik mendukung keputusan ini sebagai wujud konsistensi Trump dalam agenda “America First” yang menekankan prioritas terhadap kepentingan domestik.

Meski kontroversial, Trump menegaskan bahwa kebijakan ini bersifat strategis dan bertujuan menyeimbangkan kontribusi AS dengan hasil yang peroleh. Ia menambahkan bahwa negara-negara internasional harus lebih mandiri dan tidak selalu mengandalkan Amerika sebagai penyokong utama.

Langkah ini diprediksi akan menjadi salah satu kebijakan luar negeri yang paling kontroversial selama masa jabatan Trump. Dengan dampak jangka panjang terhadap posisi AS di dunia. Sementara itu, masyarakat internasional dan diplomat tengah menunggu implementasi teknis dari keputusan ini serta strategi AS untuk menyesuaikan diri dengan perubahan geopolitik global yang semakin dinamis.

By Minerva

Related Post