Polisi Temukan 26 Luka Tusuk Ibu Dibunuh Siswi SD di Medan

Polisi Temukan 26 Luka Tusuk Ibu Dibunuh Siswi SD di Medan

Jakarta, ZonaNarasi.comKasus pembunuhan mengerikan terjadi di Medan, di mana seorang ibu temukan tewas dengan 26 luka tusuk di tubuhnya. Korban yang ketahui bernama Siti Aminah (35), temukan di rumahnya dalam kondisi mengenaskan. Yang lebih mengejutkan, pelaku yang membunuh ibu tersebut adalah seorang siswi SD berusia 12 tahun. Kasus ini langsung mendapat perhatian luas dari masyarakat dan media, mengingat pelaku yang masih sangat muda. Artikel ini akan membahas kronologi pembunuhan tersebut, serta langkah-langkah yang ambil oleh pihak kepolisian untuk menyelidiki lebih lanjut.

Kronologi Pembunuhan yang Menghebohkan

Peristiwa ini terjadi pada malam hari di sebuah kawasan perumahan di Medan. Pada awalnya, tetangga korban tidak menyadari apa yang terjadi di rumah Siti Aminah, karena rumah tersebut terlihat biasa saja seperti hari-hari lainnya. Namun, keesokan harinya, warga mulai merasa khawatir karena tidak melihat aktivitas dari rumah korban.

Penasaran dengan ketidakhadiran korban, seorang tetangga mencoba untuk mengecek kondisi rumah tersebut. Begitu pintu rumah buka, dia menemukan tubuh Siti Aminah tergeletak di ruang tamu dengan 26 luka tusuk di bagian dada, leher, dan perut. Tidak hanya itu, rumah korban juga terlihat berantakan, menunjukkan bahwa pelaku mungkin sempat melakukan perlawanan atau mencari sesuatu di dalam rumah.

Warga segera melapor ke pihak kepolisian yang datang ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan. Setelah pemeriksaan awal, temukan bahwa luka-luka yang derita korban bukanlah luka biasa, melainkan tusukan dengan senjata tajam. Hal ini mengindikasikan bahwa pembunuhan tersebut lakukan dengan sengaja dan dengan kekerasan yang luar biasa.

Setelah menemukan bukti-bukti awal di lokasi kejadian, polisi mulai menyelidiki lebih lanjut, termasuk memeriksa CCTV di sekitar lokasi dan berbicara dengan saksi-saksi yang mungkin mengetahui sesuatu yang mencurigakan.

Pelaku Dikenal Sebagai Siswi SD, Polisi Lakukan Penyidikan Intensif

Setelah melakukan penyelidikan, pihak kepolisian akhirnya berhasil mengidentifikasi pelaku pembunuhan tersebut. Yang mengejutkan, pelaku adalah seorang siswi SD berusia 12 tahun yang ternyata tinggal tidak jauh dari rumah korban. Polisi langsung membawa pelaku untuk diperiksa lebih lanjut, serta menggali keterangan dari keluarga dan teman-teman pelaku.

Berdasarkan hasil interogasi, pelaku mengaku telah melakukan pembunuhan tersebut dengan menggunakan pisau dapur milik korban. Meski masih muda, pelaku menunjukkan ketegasan dalam menjelaskan bahwa ia melakukan pembunuhan karena dorong oleh perasaan marah dan kesal terhadap korban, yang merupakan ibunya sendiri. Diketahui bahwa hubungan antara pelaku dan korban memang tidak selalu harmonis, dan sering terjadi pertengkaran di rumah tersebut.

Menurut pengakuan pelaku, pada malam kejadian, ia terlibat cekcok hebat dengan ibunya. Dalam kemarahan yang memuncak, pelaku mengambil pisau dari dapur dan mulai menyerang korban. Terungkap bahwa pelaku menikam ibunya sebanyak 26 kali hingga korban meninggal dunia di tempat. Setelah melakukan aksi keji tersebut, pelaku tampaknya panik dan mencoba untuk mengubah posisi tubuh korban, namun tidak berhasil.

Pihak kepolisian kini tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kondisi psikologis pelaku. Beberapa pihak menyarankan agar pelaku berikan pendampingan psikologis mengingat usianya yang sangat muda dan kemungkinan adanya masalah kejiwaan yang perlu atasi. Selain itu, pihak keluarga juga mintai keterangan terkait latar belakang keluarga dan hubungan antara pelaku dan korban yang mungkin mempengaruhi peristiwa tersebut.

By Minerva

Related Post