Jakarta, ZonaNarasi.Com – Tragedi kebakaran hebat di sebuah pusat perbelanjaan di Pakistan meninggalkan duka mendalam setelah jumlah korban tewas laporkan meningkat menjadi 67 orang. Insiden mengerikan ini menjadi salah satu kebakaran mal paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir di negara tersebut.
Kebakaran laporkan terjadi secara tiba-tiba dan dengan cepat menyebar ke berbagai bagian gedung. Asap tebal memenuhi area dalam mal, membuat banyak pengunjung dan pekerja terjebak tanpa jalur evakuasi yang memadai. Tim penyelamat menghadapi kesulitan akibat struktur bangunan dan minimnya ventilasi darurat.
Petugas pemadam kebakaran dan tim medis langsung kerahkan ke lokasi kejadian. Proses evakuasi berlangsung dramatis, dengan sejumlah korban temukan dalam kondisi kritis akibat luka bakar dan sesak napas. Beberapa korban lainnya nyatakan meninggal di rumah sakit setelah sempat mendapat perawatan intensif.
Pihak berwenang Pakistan menyebutkan bahwa penyelidikan sedang lakukan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, namun faktor keselamatan bangunan dan sistem proteksi kebakaran juga menjadi sorotan utama.
Tragedi ini memicu kemarahan publik dan kembali membuka diskusi soal standar keselamatan gedung komersial di Pakistan. Banyak warga menilai lemahnya pengawasan dan minimnya penerapan protokol keselamatan sebagai faktor utama besarnya jumlah korban.
Pemerintah Pakistan menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan berjanji akan menindak tegas pihak yang lalai. Bantuan darurat dan kompensasi juga siapkan bagi korban selamat dan keluarga yang tinggalkan.
Horor kebakaran mal di Pakistan ini menjadi pengingat pahit tentang pentingnya keselamatan publik dan kesiapsiagaan bencana. Tragedi tersebut harapkan menjadi titik balik untuk memperketat regulasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa depan.

